bringing up bebe – part 1

2Jadi ceritanya, minggu lalu 3 hari jaringan intranet kantor mati. Gedung Renbang doang lagi. Pret! It’s like God is giving me spare time to read the unreads..hmuahahaha *jumawa*

Ditinggalkanlah sejenak kerjaan yg musti pake jaringan itu untuk lanjut baca si Bringing up Bebe. Well, this post might contain a little spoiler, so stop here if you mind. Tapi bisa dibilang buku ini sangat direkomendasikan buat yg nyari referensi tentang early parenthood. Setelah sebelumnya saya melahap Battle Hymn of Tiger Mother-nya Amy Chua, saya pun penasaran dengan Bringing up Bebe-nya Pamela Duckerman yg tagline-nya French Parenting. Rasanya seperti sedang menonton lewat imajinasi bagaimana ibu-ibu dari belahan dunia lain membesarkan, mendidik, dan menanamkan nilai-nilai pada anaknya, dari bayi!

It turns out to be a different kind of parent, you dont just need a different parenting philosophy. You need a very different view of a child actually is.” –Pamela Duckerman, Bringing Up Bebe

VIEW OF A CHILD ACTUALLY IS ! Yap, betul banget. Pada dasarnya setiap anak itu unik, berbeda..jadi ga ada parenting philosophy yg paling baik untuk diterapkan, those have pluses and minuses as well 🙂 Kita sebagai ortulah yg musti terus broaden knowledge dan be open-minded seiring tumbuh kembang anak. Pan ga ada sekolahnya ya kan buat jadi ortu, dan anak juga lahir gak sepaket dengan manual instructions-nya miihihi 😀

Buku ini berupa narasi tentang si penulis yg mengawali kehidupan rumah tangganya di Paris, dimulai dengan sesaat sebelum ia menikah hingga akhirnya dia melahirkan anaknya. Karena yg sempet saya baca baru 3 chapter, jadi baru sampe pengalamannya dengan newborn. Masalah yg dibahas pada 3 chapter awal ini adalah mengenai sleeping habit para bayi.
20140721_082652[1]
Jadi, menurut pemahaman saya, French Parents ini sangat memahami bahwa bayi memiliki ritme tersendiri. They let their children grow at their own pace. Mereka tidak memaksakan si bayi untuk cepat bisa ini bisa itu, tidur lebih awal dengan digendong dan ditimang kesana kemari, dsb. Tapi di sisi lain, mereka juga berpandangan bahwa baby understands everything. Secara keseluruhan, saya rasa French Parents ini tidak mendidik dan membesarkan anak dengan “ruwet”, sangat terkesan santai, dan natural. Alhasil si anak pun tumbuh menjadi anak yg tidak “ruwet”, maksudnya ga rewelan, dan terbiasa untuk tidak dimanjakan. Sekali lagi mereka bilang, baby understands everything.
Contohnya, masalah sleeping habit ini. Bayi di Perancis tidur semalaman sejak usianya 2 bulan, bahkan ada yg sejak lahir. Saat ditanya oleh si penulis, ibu-ibu di Perancis tidak ada yg merasa melakukan hal yg istimewa, mereka hanya melakukan “The Pause”. The Pause ato jeda ini adalah saat bayi menangis di antara tidurnya, mereka tidak langsung menyentuh ato bahkan menggendong si bayi, melainkan memperhatikannya. Mereka memperhatikan apakah si bayi memang bangun karena lapar ato hanya gasak-gusuk biasa. Mereka menyusui bayi di malam hari hanya saat si bayi bener-bener ‘bangun’. Kalo ga bangun, yaudah..biarin aja gitu nangis :O NAH LOH. Bahkan ekstrimnya ada orang tua yg ‘nyimpen’ anaknya di crib pada jam tidur, dan kembali lagi nengokin crib itu di pagi hari saat waktunya buat bangun. Mantep! Tega ga tu? Hahaha

Tapi, saat hal ini dicoba oleh si penulis yg lagi berjuang bikin si bayinya tidur semaleman dan ga bikin begadang padahal usianya udah 9bulan, ternyata itu berhasil! *cengo* Memang, saat malam percobaan pertama itu si bayi bangun jam 2 malem (seperti biasa) terus nangis…awalnya si penulis juga gak tega, but she tends to prove it. Si bayi pun katanya nangis ga brenti selama 12 menit, abis itu tidur lagi. Malam kedua, bayi bangun lagi jam 2 (lagi,seperti biasa) dan nangis selama 5 menit. Malam ketiga, si bayi…….tidur pules semaleman. WOW ! Si penulis pun takjub…

Jadi kesimpulannya, menurut French Parents…gasak-gusuk-nya bayi saat tidur itu belum tentu karena dia lapar, melainkan merupakan bagian dari ‘ritme’ tidur si bayi. Nah kalo lagi gasak-gusuk gitu trus kita gendong ato puk-pukin, si bayi malah terganggu ritme tidurnya dan beneran bangun, kemudian bisa jadi selanjutnya dia jadi terbiasa kalo gasak-gusuk dikit jadi bangun beneran dan rewel nangis. Gitu kali yaa bahasa simpelnya 😀 Maka, biarin aja katanya..kecuali kalo si bayi nangis dan emang ‘bangun’ ya disusuilah.

Masih banyaak yg lainnya selain sleeping habit ini, tapi saya baru sempet baca segini karena rasanya gak sempet mulu.. hikshiks T__T so many books, but so little time …

Well anyway, is there anyone here who dare to prove this? Hihi 😀
Goodluck, parents! 😉

Advertisements

6 thoughts on “bringing up bebe – part 1

  1. Pingback: Referensi Buku Parenting | Nadcissism

  2. Pingback: Perjalanan MPASI dan Baby Led Weaning (BLW) – part 2 | Nadcissism

Let's share what you think!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s