Mengenalkan Emosi pada Anak bersama Rabbit Hole

Berdasarkan informasi yg saya dapatkan dari paparan Yayasan Buah Hati Kita, dalam ilmu neurosains, kepadatan sambungan sel saraf di Prefrontal Cortex mencapai puncaknya pada usia 3 – 5 tahun anak. Adapun di usia balita, salah satu hal yg perlu menjadi fokus orang tua dalam pengajaran adalah pengenalan emosi dan self control. Terkait hal ini, saya jadi inget cemplu satu hal: she tends to hit when she’s angry. Padahal setelah saya ingat-ingat, kami di rumah gak pernah ada yg saling pukul ato bahkan ngajarin buat mukul. But well, she doesn’t only live at home ya. Berhubung anak kita tinggal di dunia nyata, bukan di dunia fairy tale LOL, Tentu ada peluang dia melihat hal-hal buruk dari lingkungan luar. Makanya, saya pikir mengenal emosi, mengetahui baik/buruk, dan pengendalian diri adalah tiga hal esensial untuk diajarkan pada anak.

Dua kemungkinan adanya perilaku buruk pada anak, di antaranya: (1) si anak belum mengenal emosi secara baik, (2) anak belum sepenuhnya mengerti hal baik dan buruk. Mengingat di usia 6-14 tahun akan terjadi seleksi besar-besaran pada sambungan otak, di mana hal-hal yg menjadi kebiasaan akan bertahan dan yg tidak menjadi kebiasaan akan hilang dengan sendirinya, saya rasa penting untuk menghilangkan kebiasaan buruk tsb. Meskipun gak mudah dan instan, at least we’ve always tried. Mengajarkan anak mengenai emosi bisa dengan berbagai cara, salah satunya melalui story-telling. If you need a book as a help, hopefully my review below would help.

Beberapa waktu lalu, Rabbit Hole meluncurkan sebuah buku berjudul “Hmmm…” atau lebih dikenal sebagai buku emosi.

1464827286321-1-1.jpg

Buku Emosi oleh Rabbit Hole

Judul: Hmmm….

Cetakan: Cetakan I, Mei 2016

Penerbit: PT Lubang Kelinci Indonesia

Penulis: Devi Raissa

Jumlah Halaman:26 halaman board books.

Pertama kali saya tahu tentang #bukuemosi ini melalui instagram Rabbit Hole yg secara berkala menceritakan proses pembuatan buku ini. Saya liat buku ini unik banget, setelah sebelumnya saya memang hunting sana-sini nyari buku anak yg pas dalam mengenalkan ragam emosi. Hingga akhirnya pilihan saya jatuh pada buku ini dan ikut PO 1-nya. Buku Emosi mengenalkan 6 perasaan yg sering muncul pada anak, yaitu terkejut, jijik, takut, marah, sedih, dan senang.

Melalui rangkaian sebuah cerita pendek, dalam buku ini dijelaskan gambaran masing-masing emosi dan kapan biasanya perasaan itu muncul. Yang unik dari buku ini adalah penggunaan beberapa material khusus yg mendukung penjelasan dalam buku, seperti beludru, bulu mata palsu,dan wol halus. Material-material tsb jg bisa digunakan untuk sensory activity play anak. Terkait hal tsb, di sampul bukunya pun disebutkan adanya halaman sentuh-rasa.

1464827212500-1.jpg

Material Sentuh-Rasa, cocok untuk sensory activity play

Bahasa yg digunakan buku ini juga ringan, namun tentunya pendampingan orang tua sangat diperlukan untuk menjelaskan beberapa hal yg mungkin dapat membingungkan anak, seperti “kenapa bisa muncul rasa takut?”, “kenapa ya kalo kita jijik, respon tubuh  kita seperti itu?”, dsb. Selain itu, karena cerita dan penjelasan dalam buku ini sangat singkat, orang tua bisa mengembangkan cerita tsb ato menambahkan detil lain terkait emosi-emosi yg ada.

Mengingat tidak semua emosi itu sifatnya positif, kayak marah/sedih/jijik, orang tua juga bisa menambahkan apa yg dapat kita lakukan untuk mengatasi perasaan itu. Bagaimana supaya kita tidak takut, supaya kita tidak terlalu lama bersedih, dan masih banyak lagi. Menurut saya, buku ini memberi keleluasaan bagi orang tua untuk mendiskusikan hal semacam itu dengan anak, juga terkait perasaan yg pernah mereka alami.

1464827175914-1.jpg

Salah satu halaman di buku emosi

Saat saya dan cemplu membaca buku ini, saya sambil nanya sama cemplu: pernah ga cemplu marah? cemplu seneng gak kalo dipeluk sama ayah dan ibun? coba gimana muka cemplu kalo sedih?, dsb. Hal-hal semacam itu ternyata cukup asyik untuk dilakukan sambil kita berpesan agar selalu mengomunikasikan perasaan yg dia alami. Dan tentunya kita sebagai orang tua juga mesti sepeka mungkin dalam melihat cara mereka menunjukkan perasaannya tsb.

Oya, dalam buku ini juga disertakan dadu emosi yg bisa kita bikin bareng anak. Saya sama cemplu sih suka main pake dadu ini, di mana emosi yg muncul kemudian kita peragakan. Seru lho! Dari situ kita bisa liat juga si anak ini udah bisa membedakan keenam emosi itu ato belum. Kayak cemplu nih, ekspresi dia untuk terkejut dan takut itu masih sama. Tapi keliatan juga sih dari sikapnya sehari-hari yg agak takut dengan hal-hal yg mengejutkan. Kagetan dan masih cautious gitu anaknya.

1464827041050-1.jpg

Dadu Emosi

Well, overall I think this one book by Rabbit Hole is recommended for parents who’s looking for a good media to introduce the kids about emotions. Wujudnya yg board book ini juga bikin buku ini awet karena gak mudah sobek dan oke juga tuh buat kado 😉

 

Advertisements

24 thoughts on “Mengenalkan Emosi pada Anak bersama Rabbit Hole

  1. Wah bukunya bagus ya Nadia.. Aku juga punya buku Rabbit Hole yang Cilukba, tapi anakku yang masih 7 bulan sama sekali belum tertarik (malah tertariknya gigitin buku). Kalau buku Emosi ini, rekomendasinya untuk anak 3-5 tahun ya?

    Like

    • Cemplu jg pas sblm staun itu g gt trtarik, mbak tia..mgkn belum^^ saranku sih 2-5 kali ya..saat anak udh mulai kenal perasaan. Tp kalopun dr skrg, ada halaman sentuh rasanya itu sih bsa buat dpegang2 bayi buat sensory.

      Like

  2. Menarik mba informasi bukunya. Si bocah masih 22 bulan, udah bisa ngenalin emosi atau belum saya ga tau deh. Cuman dia udah bisa mengenali diri sendiri. Hmm..
    layak dicoba nih bukunya…
    salam..

    Like

Let's share what you think!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s