Cemplu vs Archimedes

1473863140637-1.jpg

Bath and Toys

Seperti yg pernah saya ceritain di postingan ini, cemplu itu kalo mandi senengnya sambil bawa mainan. Dan beberapa hari yg lalu, terjadilah percakapan sebagai berikut:

Cemplu: (misuh-misuh karena mainannya ga bisa berdiri di dalam air)

Ibun: Kenapa? Gak bisa berdiri ya mainannya? 

Cemplu: (nampak merana)

Ibun: Ya itu karena massa jenir airnya lebih besar daripada massa jenis si singa… (fyi, yg dia masukin ke dalam air itu semacam action figure singa)

Cemplu: (bengong, menunjukkan ekspresi “wtf, I don’t care”)

Ibun: Ini airnya terlalu banyak, jadi singanya gak kuat berdiri. Coba airnya sedikit aja, baru nanti bisa berdiri.

Cemplu: ooh… (nampak puas dan agak nangkep apa yg dimaksud sambil mesem-mesem)

Well, akan ada masanya kamu belajar dan paham Hukum Archimedes, nak… Sejauh ini, mungkin baru segitu aja yg bisa ibun jelasin 😛 Bingung juga kan jelasin yg masuk nalar balita kayak gimana. LOL.

Rasanya di usia cemplu yg mau masuk ke-3 tahunnya ini, saya mesti semakin peka sama sensitifitas dia terhadap kejadian di sekitarnya. Sesederhana waktu kita jalan-jalan sore dan nemu tanaman putri malu. Karena capek jalan, akhirnya saya melipir dan nunjukkin tanaman itu. I bet she’d be amazed, and she was! Saya pun seneng ngeliat dia takjub saat liat si putri malu itu menutup karena disentuh. Sekalian mancing rasa penasaran dia sih, meskipun waktu itu dia gak ampe nanya kenapa bisa kayak gini dan gitu. But I guess there will be time when it comes, right? Akhirnya, sore itu pun diisi dengan dia yg nanyain tanaman sepanjang jalan apakah itu juga putri malu ato bukan. HAHA. Jangan-jangan dia pikir putri malu itu semacam princess disney -__-

Terkait ini, saya jadi inget sama talkshow Sampoerna Academy dan Mommies Daily beberapa bulan lalu. Talkshow-nya kurang lebih tentang membesarkan anak dengan teknologi sekaligus pengenalan STEM-A (Science, Technology, Engineering, Mathematics-Art). STEM-A ato STEAM ini sebenernya lebih sering dikenal dengan STEM. Hanya saja Sampoerna Academy ingin mengimbangi STEM dengan seni/art sehingga jadilah STEM-A.

Inti dari talkshow itu kurang lebih bagaimana supaya anak yg tumbuh di era digital ini bisa embrace teknologi dan menggunakannya dengan bijak (hal itu mungkin bakal saya tulis di lain kesempatan). Nah selain tentang kids and tech, di acara itu juga para ortu diajak buat mengenalkan konsep STEM-A ini sejak dini.

Introducing STEM-A to your kids is not merely sending your kids to a high-tech school system, but training them to think like a scientist.

Hal itu bisa dilakukan dengan sering mengajaknya berdiskusi untuk melatih critical thinking dan menjawab pertanyaan mereka dengan jujur dan sederhana. Jujur dalam artian kalo ortu sendiri gak paham tentang suatu hal, bilang aja emang kurang paham dan ajakin buat nyari jawabannya bareng-bareng. Bukan malah dijawab dengan jawaban yg asal ataupun konyol. (Even when you think it’s a fun thing to do 😛 )

Dan mengingat prospek STEM-A di masa depan ini akan sangat dibutuhkan, maka ada baiknya jika kita juga mulai mengenalkan science pada anak. If you think you hate science, well, this world we’re living in is a science already 😀 Yang dimaksud di sini sebenernya bukan ngajarin rumus-rumus fisika yg nggilani itu, tapi kerangka berpikir sederhana yg bisa bikin mereka sedikitnya paham tentang “how things work“. Misalnya, mungkin fenomena kecil kayak saya dan cemplu di atas.

Yah kira-kira gitulah… intinya anak itu super cerdas dan kita mesti tut wuri handayani alias empowering kecerdasan yg mereka miliki supaya hopefully bisa bermanfaat bagi dunia dan sesamanya. *tsaah~

Yuk lah siap-siap nyiapin jawaban buat pertanyaan mereka yg mengejutkan! ⭐

1473863064298-1

Do you know? 🙂

 

Advertisements

9 thoughts on “Cemplu vs Archimedes

Let's share what you think!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s