My Beautifully Healthy Life Regime with Bio Oil

[Tulisan ini diikutsertakan dalam Bio Oil “My Happy Skin, Happier Life” Blog Competition]

Sebagai calon lulusan prodi Akuntansi, bagi saya hidup sehat adalah hidup yg seimbang. Gak cuma Saldo Debit dan Kredit aja yg mesti balance, tapi juga Mind, Body, and Soul. LOL! 😀 Karena bagaimanapun yg saya rasakan sendiri, hidup sehat itu gak melulu soal badan, tapi juga pikiran dan jiwa. Makanya, untuk selalu hidup sehat, ketiga hal tadi mesti terus dijaga kondisinya. Salah satu aja ada yg kurang oke, sehatnya jadi incomplete.

Jadi, inilah 10 tips saya untuk memiliki hidup yg beautifully sehat dan seimbang: Continue reading

Advertisements

Welcoming Bio Oil 125ml: A Simply Head to Toe Skin Care

Waktu itu saya lagi butek-buteknya ngerjain makalah Seminar Akuntansi Pemerintahan pas notifikasi email yg bikin mood berubah 180 derajat itu datang: undangan “Welcoming New Family Member: Bio Oil 125ml” di Palalada Restaurant, Grand Indonesia. Yeay! Sebagai pengguna Bio Oil saya excited banget dong! Karena yaa setidaknya persediaan Bio Oil saya kembali aman. HAHA *dikepret pake goodie bag* 😀 But seriously, I’m so honored to be that close with my favorite skin care product. Dan acaranya pun seru banget, selain ada perwakilan dari PT Radiant Sentral Nutrindo, yaitu Ida Ayu Suksmawadanti dan Product Manager Nurhayatini, ada juga dr. Fitria Amalia Umar Sp.KK, M.Kes sebagai Narasumber dan Sigi Wimala selaku Brand Ambassador dari Bio Oil.

1444447126863

Acara tersebut pada intinya untuk menyambut hadirnya Bio Oil 125ml secara resmi di Indonesia. Yak, jadi sekarang untuk ukuran tersebut udah tersedia exclusively di seluruh Guardian Indonesia. Gak mesti beli online kayak saya dulu yg pernah Bio Oil-nya itu ampe nyasar ke Mataram! :\ Continue reading

Menyusui di Bulan Ramadhan: No Worries!

Ramadhan tinggal sisa sedikit lagi ❗ Feeling any better? HEHE.

Kali ini adalah ramadhan kedua saya dalam masa menyusui. Akhir tahun ini anak genap berusia 2 tahun dan kalo ada umur panjang, ramadhan yg akan datang bisa jadi dia udah masuk masa penyapihan. Jadi, gimana nih kesan-kesannya menyusui sambil shaum?

Buat saya pribadi, shaum sambil menyusui itu way better daripada shaum saat hamil dulu. Pas hamil tahun 2013 itu, saya bener-bener gak kuat puasa. Lapernya bikin kleyengan~ 😦 Adapun bisa tamat di hari itu, pas jam buka puasa atau sahur dipastikan saya muntah-muntah. Makanya, shaum yg awalnya tiap hari jadi molor selang-seling dan akhirnya gak kuat puasa lagi. Berbeda dengan tahun lalu di mana saya mulai shaum dalam keadaan menyusui. Awalnya agak deg-degan juga sebenernya, bakalan kuat gak yaaa 🙄 Secara saat itu anak berusia 6 bulan di mana asupan ASI masih jadi konsumsi pokoknya.

Continue reading